Derajat Kesehatan

Gambaran tentang derajat kesehatan meliputi indikator mortalitas, morbiditas dan status gizi.
Mortalitas dilihat dari tiga indikator, yaitu Angka Kematian Bayi (AKB) per-1.000 kelahiran hidup, Angka Kematian Balita per-1.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Ibu (AKI) per-100.000 kelahiran hidup.
Morbiditas dilihat dari indikator Angka Kesakitan Malaria per-1.000 penduduk, Angka Kesembuhan TB Paru BTA (+), Prevalensi HIV (Persentase kasus terhadap penduduk beresiko), Angka AFP (Acute Flacid Paralysis) pada anak usia <15 tahun per-100.000 anak dan Angka Kesakitan DBD (Demam Berdarah Dengue) per-100.000 penduduk.
Sedangkan Status Gizi dilihat dari indikator Persentase balita di bawah garis merah pada KMS dan persentase Kecamatan Bebas Rawan Gizi.

Sumber: Profil Kesehatan Kabupaten Karo Tahun 2014

 

Mortalitas (Angka Kematian)

Angka kematian masyarakat dari waktu ke waktu dapat memberikan gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dan dapat juga digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program kesehatan lainnya. Angka kematian pada umumnya dapat dihitung dengan melakukan survei dan penelitian.

Angka Kematian Bayi (AKB)
Infant Mortality Rate atau Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang lazim digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat, baik pada tataran provinsi maupun nasional. Selain itu, program pembangunan kesehatan di Indonesia banyak menitikberatkan pada upaya penurunan AKB. Angka Kematian Bayi merujuk kepada jumlah bayi yang meninggal pada fase antara kelahiran hingga bayi belum mencapai umur 1 tahun per 1.000 kelahiran hidup.

Read more: Mortalitas (Angka Kematian)

Morbiditas (Angka Kesakitan)

Morbiditas adalah angka kesakitan (insidensi dan prevalensi) dari suatu penyakit yang terjadi pada populaso dalam kurun waktu tertentu. Morbiditas berhubungan dengan terjadinya atau terjangkitnya penyakit di dalam populasi, baik fatal maupun non-fatal. Angka morbiditas lebih cepat menentukan keadaan kesehatan masyarakat dari pada angka mortalitas, karena banyak penyakit yang mempengaruhi kesehatan hanya mempunyai mortalitas yang rendah (Profil Kesehatan Indonesia, 2008). Berikut ini digambarkan distribusi 10 (sepuluh) penyakit terbesar pada 19 Puskesmas di Kabupaten Karo.

Read more: Morbiditas (Angka Kesakitan)

Status Gizi Masyarakat

Status gizi dapat diukur melalui indikator-indikator, antara lain Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), status gizi balita, status gizi wanita usia subur Kurang Energi Kronis (KEK), dan Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY). (Profil Kesehatan Indonesia, 2008)

Gizi Balita
Pengukuran gizi pada balita difokuskan pada tingkat kecukupan gizi yang diukur melalui berat badan menurut umur (BB/U) dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB).

Read more: Status Gizi Masyarakat

POLLING

Pendapat Anda Tentang Dinas Kesehatan Kabupaten Karo?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:

PEJ. STRUKTURAL

KANTOR

Jl. Kapten Selamat Ketaren No. 9
Telp. 0628-20260
Fax. 0628-32305
Kabanjahe Sumatera Utara
Indonesia 22112
Website: dinkes.karokab.go.id
Email: dinkes@karokab.go.id

Germas1

Gemes