Lokasi dan Keadaan Geografis

Kabupaten Karo terdiri dari 269 Desa/Kelurahan pada Tahun 2014 dan terletak di dataran tinggi  Bukit Barisan dan sebagian besar wilayahnya merupakan dataran tinggi. Secara Geografis terletak diantara 2º50’–3º19’ Lintang Utara dan 97º55’–98º38’ Bujur Timur. Dua gunung berapi aktif terletak di wilayah ini sehingga rawan gempa vulkanik. Wilayah Kabupaten Karo berada pada ketinggian 120 - 1400 Meter di atas permukaan laut.


Batas-batas Wilayah Kabupaten Karo adalah:

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Dairi dan Toba Samosir
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Simalungun
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Aceh Tenggara (Propinsi Nangroe Aceh Darusalam)

Suhu udara di Kabupaten Karo berkisar antara 16,4 ºC sampai dengan 23,9 ºC dengan kelembaban udara Tahun 2013 rata-rata setinggi 84,66% tersebar antara 61,8 % sampai dengan 87,8 %.


Di Kabupaten Karo seperti daerah lainnya terdapat 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan pertama mulai bulan Agustus sampai dengan bulan Januari dan musim kedua pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei.


Arah angin terbagi dua arah/gerak yaitu angin yang berhembus:

  • Dari arah barat kira-kira bulan Oktober sampai dengan bulan Maret
  • Dari arah Timur dan Tenggara bulan April sampai dengan bulan September

Kabupaten Karo terkenal sebagai daerah penghasil berbagai buah-buahan, sayuran dan bunga-bungaan dan mata pencaharian penduduk yang terutama adalah usaha pertanian pangan, hasil hortikultura dan perkebunan rakyat. Keadaan hutan cukup luas yaitu mencapai 129.749 Ha atau 60,99 persen dari luas Kabupaten Karo.

Di Kabupaten Karo terdapat 2 buah gunung berapi yaitu Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak, yang mana pada bulan Juni 2015 terjadi erupsi Gunung Sinabung sampai pada bulan ini (April 2016) yang menyebabkan terjadinya pengungsian penduduk ke kota Kabanjahe sebanyak 42.339 orang dan 11.028 KK dengan jumlah posko kesehatan 10 unit. Keadaan akhir September 2015 di setiap titip pengungsian. Adapun Kecamatan yang terkena dampak bencana ini secara langsung yaitu Kecamatan Tiganderket, Kecamatan Payung, Kecamatan Naman Teran dan Kecamatan Simpang Empat dengan jumlah 34 desa yang menyebabkan seluruh penduduknya mengungsi dan menyebabkan jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan meningkat tajam, demikian juga dengan sarana kesehatan yang ada disekitar Gunung Sinabung mengalami kerusakan fisik pada bangunan-bangunan fasilitas kesehatan.


Dinas kesehatan di Kabupaten Karo telah bekerja sama semaksimal mungkin dalam menangani masalah kesehatan pengungsi, baik fasilitas, ketenagaan dan obat-obatan, hal ini terlihat dari pos-pos kesehatan disetiap posko pengungsi untuk membantu masyarakat pengungsi dalam menangani masalah kesehatannya. Walaupun demikian disetiap Kecamatan Kabupaten Karo tidak dilupakan untuk melengkapi sarana prasarana pelayanan kesehatan serta tenaga dokter dan medis lainnya (Puskesmas).


Secara administrasi Kabupaten Karo dibagi atas 17 Kecamatan, yakni:

No Kecamatan Ibu Kota Kecamatan
1 Barusjahe Barusjahe
2 Berastagi Berastagi
3 Dolat Rayat Lau Gendek
4 Juhar Juhar
5 Kabanjahe Kabanjahe
6 Kutabuluh Kutabuluh
7 Laubaleng Laubaleng
8 Mardingding Mardingding
9 Merdeka Merdeka
10 Merek Merek
11 Munte Munte
12 Naman Teran Naman
13 Payung Payung
14 Simpang Empat Simpang Empat
15 Tigabinanga Tigabinanga
16 Tiganderket Tiganderket
17 Tigapanah Tigapanah

Sumber: Profil Kesehatan Kabupaten Karo Tahun 2014

 

POLLING

Pendapat Anda Tentang Dinas Kesehatan Kabupaten Karo?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:

PEJ. STRUKTURAL

KANTOR

Jl. Kapten Selamat Ketaren No. 9
Telp. 0628-20260
Fax. 0628-32305
Kabanjahe Sumatera Utara
Indonesia 22112
Website: dinkes.karokab.go.id
Email: dinkes@karokab.go.id

Germas1

Gemes